7 Manfaat Dahsyat Keju Parmesan bagi Kesehatan Anda
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Parmigiano-Reggiano
atau yang dikenal dengan keju parmesan, tidak hanya menambah cita rasa
pada pizza, spaghetti atau salad caesar saja, tapi ternyata keju
tersebut punya manfaat yang cukup besar bagi tubuh. Dalam 100 gram
parmesan mengandung 431 kalori, 29 gram lemak total, 88 mg kolesterol,
1.529 mg sodium, 125 mg potasium, 4,1 gr karbohidrat total, 38 gr
protein, 865 IU vitamin A, 1.109 mg kalsium, 21 IU vitamin D, 2,8 mcg
vitamin B12, 0,9 mg zat besi, dan 38 mg magnesium.
Dengan banyaknya kandungan yang dimiliki, maka keju parmesan memiliki
manfaat seperti yang akan dibahas berikut ini, sebagaimana dilansir
Boldsky, Sabtu.
Baca Juga
Meningkatkan Peran Pemuda dalam Isu Pengendalian Tembakau
Jelas Sudah Kenapa Jumlah Perokok di Indonesia Sangat Banyak
Lagi Tren Mengonsumsi Pil Glitter, Bahayakah?
1. Memperkuat tulang dan gigi
Keju parmesan tinggi kalsium dengan 1.109 mg dalam 100 gr, yang cukup
untuk memperkuat tulang dan gigi. Dalam sebuah penelitian yang
diterbitkan oleh jurnal Clinical Cases di Mineral and Bone Metabolism,
parmesan juga mengandung sejumlah kecil vitamin D yang bekerja bersama
kalsium untuk mencapai massa tulang yang optimal serta menjaganya. 2. Membantu dalam membangun otot
Parmesan memiliki jumlah protein yang baik untuk memperbaiki dan
memelihara jaringan dan otot tubuh. Protein ada di setiap sel tubuh
manusia baik itu kulit, otot, organ serta kelenjar dan ini sangat
penting untuk fungsi regeneratif dan pemeliharaan tubuh. Kombinasikan
keju parmesan dengan makanan kaya protein untuk menggandakan asupan
protein. 3. Memperbaiki kualitas tidur
Sebuah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi keju parmesan dapat
meningkatkan kualitas tidur. Sebab, parmesan mengandung tryptophan yang
digunakan tubuh untuk membantu membuat niacin, serotonin dan melatonin.
Serotonin diketahui memberikan tidur yang sehat dan melatonin memberi
mood bahagia. Hal tersebut dapat mengurangi tingkat stres dan membuat
sesorang rileks sehingga dapat tidur lebih cepat.
Tingkatkan penglihatan
4. Meningkatkan penglihatan
Keju parmesan mengandung 865 IU vitamin A dan vitamin ini dikenal
untuk mendukung kesehatan mata. Tubuh manusia membutuhkan vitamin A
untuk kesehatan kulit dan rambut, sistem kekebalan yang kuat,
pertumbuhan dan perkembangan yang sehat dan untuk menurunkan resiko
kanker tertentu. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh National
Eye Institute, antioksidan yang tinggi seperti vitamin A bersama dengan
zinc dapat menurunkan resiko berkembangnya degenerasi makula terkait
usia.
5. Membantu fungsi sistem saraf Manfaat lain dari keju parmesan
adalah membantu dalam berfungsinya sistem saraf. Hal ini karena adanya
vitamin B12, juga dikenal sebagai cobalamin, yang memainkan peran utama
dalam produksi sel darah merah dan fungsi otak. 6. Menjaga kesehatan pencernaan
Keju parmesan dikemas dengan probiotik dan nutrisi yang berkaitan
dengan perkembangan bakteri usus yang sehat. Usus yang sehat efektif
melawan infeksi bakteri, memperbaiki pencernaan, dan melindungi dari
berbagai kondisi kesehatan. 7. Mencegah kanker hati
Menurut sebuah studi dari Texas A & M University, keju parmesan
adalah keju tua yang mengandung senyawa yang disebut spermidine yang
menghentikan sel-sel hati yang rusak dari bereplikasi. Ini membantu
dalam meningkatkan umur panjang dan mencegah kanker hati. Namun yang
harus diperhatikan, keju parmesan tinggi kandungan natrium. Jadi bila
dikonsumsi berlebihan dapat meningkatkan resiko tekanan darah tinggi,
osteoporosis, batu ginjal, stroke dan penyakit jantung. (Antaranews/
Maria Cicilia)
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Comments
Popular posts from this blog
Tips Ibu Bekerja Tetap Sehat dengan Berolahraga link telah dicopy Jakarta - Seorang ibu rumah tangga yang bekerja , dirasa sudah cukup sibuk dengan aktivitasnya. Baik itu di kantor mengurus pekerjaan, dan di rumah mengurus keluarga. Dengan kesibukan yang padat, tak terpikir oleh Bunda untuk lakukan olahraga. Padahal, duduk berjam-jam di depan komputer itu sebenarnya nggak bagus lho, Bun. dr Grace Joselini, dokter Timnas Sepakbola Wanita Indonesia Asian Games 2018 menjelaskan, risiko kesehatan lantaran terlalu lama duduk bahkan bisa disejajarkan dengan risiko kesehatan akibat kebiasaan merokok. "Sitting is the new smoking (duduk merupakan bentuk merokok yang baru). Kegiatan duduk hanya membakar sedikit kalori yaitu 1 kkal per menit. Jumlah ini tentu tidak sepadan dengan beragam makanan yang mungkin dikonsumsi selama seseorang melakukan aktivitas sambil duduk," kata dr Grace saat konferensi pers kampanye 'Live Healthier Lived' di Menara Sun ...
Kecantikan Caludia Kim sebagai pemeran Nagini memang berhasil memikat perhatian. Wanita asal Korea ini mempunyai kulit glowing. Penasaran tips kulit glowing seperti Claudia Kim? Baru-baru ini netizen dihebohkan dengan sosok Nagini. Peliharan dan horcrux kesayangan Voldemort di film Harry Poter tersebut ternyata terlahir sebagai manusia. Menurut J.K. Rowling karakter ini terinspirasi dari legenda wanita ular asal Kalimantan. Claudia Kim pun akhirnya berhasil memerankan Nagini di film ini. ...
Pemuda Inggris Mulai Tinggalkan Alkohol London, Aktual.com – Seperempat orang muda di Inggris, yang berusia 16 sampai 24 tahun, menggolongkan diri mereka sebagai bukan peminum alkohol, demikian satu studi di London pada Rabu (10/10). Penelitian oleh University College London mengatakan tidak minum alkohol makin menjadi kecenderungan di kalangan generasi muda, dan makin banyak pemuda yang berusia 16 sampai 24 tahun di Inggris benar-benar menghindari alkohol. Para peneliti mengatakan kondisi itu memperlihatkan bahwa norma seputar konsumsi alkohol tampaknya berubah. Dr. Linda Ng Fat, penulis...
Comments
Post a Comment