Benarkah Vitamin C Dosis Tinggi Sembuhkan Leukemia?
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Jakarta Beberapa penelitian menyebutkan konsumsi vitamin C
dosis tinggi bisa menghentikan leukemia. Konsultan senior hematologi
Parkway Cancer Centre Singapura, Lim ZiYi, mengatakan tidak ada data
kuat bahwa mengonsumsi vitamin C dosis tinggi bisa menyembuhkan
leukemia.
"Tidak, tidak. Vitamin C
dosis tinggi tidak menyembuhkan leukemia. Malah, jika dosisnya terlalu
tinggi bisa merugikan tubuh pasien," kata Lim saat diskusi media di
Jakarta ditulis Sabtu (8/9/2018).
Baca Juga
Tidak Semua Kanker Darah adalah Leukemia
Ibu Sakit Kanker Darah, Anak Bakal Alami Hal yang Sama?
Kanker Darah Kadang Tak Tunjukkan Gejala
Walau begitu, Ziyi sepakat bila pasien leukemia dan kanker darah lain
mendapatkan asupan vitamin secukupnya misalnya dengan mengasup
buah-buahan.
"Karena diet merupakan salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan pada pasien kanker," katanya.
Pengobatan kanker darah
Jakarta Beberapa penelitian menyebutkan konsumsi vitamin C
dosis tinggi bisa menghentikan leukemia. Konsultan senior hematologi
Parkway Cancer Centre Singapura, Lim ZiYi, mengatakan tidak ada data
kuat bahwa mengonsumsi vitamin C dosis tinggi bisa menyembuhkan
leukemia.
"Tidak, tidak. Vitamin C
dosis tinggi tidak menyembuhkan leukemia. Malah, jika dosisnya terlalu
tinggi bisa merugikan tubuh pasien," kata Lim saat diskusi media di
Jakarta ditulis Sabtu (8/9/2018).
Baca Juga
Tidak Semua Kanker Darah adalah Leukemia
Ibu Sakit Kanker Darah, Anak Bakal Alami Hal yang Sama?
Kanker Darah Kadang Tak Tunjukkan Gejala
Walau begitu, Ziyi sepakat bila pasien leukemia dan kanker darah lain
mendapatkan asupan vitamin secukupnya misalnya dengan mengasup
buah-buahan.
"Karena diet merupakan salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan pada pasien kanker," katanya.
Pengobatan kanker darah
Memahami Kanker Darah Lebih Jauh
Dalam
pengobatan leukemia serta tipe kanker darah lainnya, yang terpenting
menentukan diagnosis yang tepat. Hal tersebut menentukan pengobatan
sehingga peluang kesembuhan makin besar.
"Menegakkan diagnosis yang tepat berpengaruh besar terhadap jenis pengobatan, dosis pengobatan seseorang," kata Lim.
Pengobatan bisa dengan kemoterapi, terapi sel bertarget,
transplantasi sumsum tulang belakang. Serta didukung oleh diet pasien
dan dukungan psikologis seperti disampaikan Lim.
Kanker Darah
Leukemia
vitamin C
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Comments
Popular posts from this blog
Tips Ibu Bekerja Tetap Sehat dengan Berolahraga link telah dicopy Jakarta - Seorang ibu rumah tangga yang bekerja , dirasa sudah cukup sibuk dengan aktivitasnya. Baik itu di kantor mengurus pekerjaan, dan di rumah mengurus keluarga. Dengan kesibukan yang padat, tak terpikir oleh Bunda untuk lakukan olahraga. Padahal, duduk berjam-jam di depan komputer itu sebenarnya nggak bagus lho, Bun. dr Grace Joselini, dokter Timnas Sepakbola Wanita Indonesia Asian Games 2018 menjelaskan, risiko kesehatan lantaran terlalu lama duduk bahkan bisa disejajarkan dengan risiko kesehatan akibat kebiasaan merokok. "Sitting is the new smoking (duduk merupakan bentuk merokok yang baru). Kegiatan duduk hanya membakar sedikit kalori yaitu 1 kkal per menit. Jumlah ini tentu tidak sepadan dengan beragam makanan yang mungkin dikonsumsi selama seseorang melakukan aktivitas sambil duduk," kata dr Grace saat konferensi pers kampanye 'Live Healthier Lived' di Menara Sun ...
Kecantikan Caludia Kim sebagai pemeran Nagini memang berhasil memikat perhatian. Wanita asal Korea ini mempunyai kulit glowing. Penasaran tips kulit glowing seperti Claudia Kim? Baru-baru ini netizen dihebohkan dengan sosok Nagini. Peliharan dan horcrux kesayangan Voldemort di film Harry Poter tersebut ternyata terlahir sebagai manusia. Menurut J.K. Rowling karakter ini terinspirasi dari legenda wanita ular asal Kalimantan. Claudia Kim pun akhirnya berhasil memerankan Nagini di film ini. ...
Pemuda Inggris Mulai Tinggalkan Alkohol London, Aktual.com – Seperempat orang muda di Inggris, yang berusia 16 sampai 24 tahun, menggolongkan diri mereka sebagai bukan peminum alkohol, demikian satu studi di London pada Rabu (10/10). Penelitian oleh University College London mengatakan tidak minum alkohol makin menjadi kecenderungan di kalangan generasi muda, dan makin banyak pemuda yang berusia 16 sampai 24 tahun di Inggris benar-benar menghindari alkohol. Para peneliti mengatakan kondisi itu memperlihatkan bahwa norma seputar konsumsi alkohol tampaknya berubah. Dr. Linda Ng Fat, penulis...
Comments
Post a Comment