Cara Akurat Pilih Perawatan Kecantikan Lewat Uji DNA Pertama di Indonesia
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Jakarta Yakin selama ini sudah menjalani perawatan kecantikan paling
sesuai dengan jenis kulit? Untuk kembali mengecek keakuratannya, Anda
bisa menjajal Skin DNA Genomic pertama di Indonesia.
Skin DNA Genomic merupakan alat uji DNA menggunakan air liur (saliva)
untuk mengetahui kondisi kesehatan kulit. Setelah hasil diketahui, baru
bisa memilih perawatan kecantikan yang paling sesuai untuk kulit.
Baca Juga
Hobi Traveling ke Gunung? Ini Rutinitas Perawatan Kecantikan yang Tepat dan Praktis untuk Anda
Hirup Gas Beracun, 9 Orang di Klinik Kecantikan Dilarikan ke Rumah Sakit
Redakan Permasalahan Pori-Pori Wajah yang Membesar dengan Terapi Laser Skin Rejuvenation, Berani Coba?
Adalah dr. Gaby Syerly dari Youth & Beauty Clinic yang membawa
Skin DNA Genomic pertama ke Indonesia. Launching Skin DNA Genomic
sekaligus menandai lokasi klinik kecantikan yang berdiri sejak tahun
2015 itu pindah ke Kemang Square.
Sekali Seumur Hidup
Perawatan Kecantikan di Youth & Beauty Clinic by dr. Gaby Syerly (Liputan6.com/Novi Nadya)
"Uji
DNA ini berlaku sekali seumur hidup, karena gen kita dari lahir sampai
meninggal itu sama seperti blue print," ujar dr. Gaby Syerly.
Salah seorang selebritas yang sudah mencoba uji DNA adalah Ashanty.
Dari tes tersebut, memudahkan istri Anang Hermansyah untuk memfokuskan
perawatan kulit untuk pencegahan timbulnya vlek.
"Ashanty memiliki wajah yang masih kencang sehingga tidak perlu
treatment pengencangan. Masalah kulit wajahnya hanya hiperpigmentasi,"
lanjutnya.
Konsultasi Gratis
Setelah
mendapat treatment paling tepat sesuai jenis kulit, klinik estetik yang
memiliki tagline Beauty is Yours ini menyediakan berbagai perawatan. Di
antaranya Botox Injeksi, derma filler, Fat Freezing, ultherapy, Pro
Yellow Laser, Exilis Ultra 360, Oxygeneo, Hollywood Peel Laser, Kromosom
White Infus, dan masih banyak lagi.
Selama menjalani treatment, pasien akan merasakan interior terbaru
bertema New Concept yang lebih nyaman dan elegan yang didominasi nuansa
putih. Selain bidang kecantikan, klinik ini juga mempunyai spesialis
gizi, spesialis kulit dan kelamin, dan spesialis gizi. Serta memiliki
terapis dan nurse yang ditraingin oleh manajemen dr. Gaby Syerly.
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Comments
Popular posts from this blog
Tips Ibu Bekerja Tetap Sehat dengan Berolahraga link telah dicopy Jakarta - Seorang ibu rumah tangga yang bekerja , dirasa sudah cukup sibuk dengan aktivitasnya. Baik itu di kantor mengurus pekerjaan, dan di rumah mengurus keluarga. Dengan kesibukan yang padat, tak terpikir oleh Bunda untuk lakukan olahraga. Padahal, duduk berjam-jam di depan komputer itu sebenarnya nggak bagus lho, Bun. dr Grace Joselini, dokter Timnas Sepakbola Wanita Indonesia Asian Games 2018 menjelaskan, risiko kesehatan lantaran terlalu lama duduk bahkan bisa disejajarkan dengan risiko kesehatan akibat kebiasaan merokok. "Sitting is the new smoking (duduk merupakan bentuk merokok yang baru). Kegiatan duduk hanya membakar sedikit kalori yaitu 1 kkal per menit. Jumlah ini tentu tidak sepadan dengan beragam makanan yang mungkin dikonsumsi selama seseorang melakukan aktivitas sambil duduk," kata dr Grace saat konferensi pers kampanye 'Live Healthier Lived' di Menara Sun ...
Kecantikan Caludia Kim sebagai pemeran Nagini memang berhasil memikat perhatian. Wanita asal Korea ini mempunyai kulit glowing. Penasaran tips kulit glowing seperti Claudia Kim? Baru-baru ini netizen dihebohkan dengan sosok Nagini. Peliharan dan horcrux kesayangan Voldemort di film Harry Poter tersebut ternyata terlahir sebagai manusia. Menurut J.K. Rowling karakter ini terinspirasi dari legenda wanita ular asal Kalimantan. Claudia Kim pun akhirnya berhasil memerankan Nagini di film ini. ...
Pemuda Inggris Mulai Tinggalkan Alkohol London, Aktual.com – Seperempat orang muda di Inggris, yang berusia 16 sampai 24 tahun, menggolongkan diri mereka sebagai bukan peminum alkohol, demikian satu studi di London pada Rabu (10/10). Penelitian oleh University College London mengatakan tidak minum alkohol makin menjadi kecenderungan di kalangan generasi muda, dan makin banyak pemuda yang berusia 16 sampai 24 tahun di Inggris benar-benar menghindari alkohol. Para peneliti mengatakan kondisi itu memperlihatkan bahwa norma seputar konsumsi alkohol tampaknya berubah. Dr. Linda Ng Fat, penulis...
Comments
Post a Comment